OBRAL ISTILAH MAFIA TANAH JUSTRU AKAN MENJATUHKAN KRIDIBILITAS JOKOWI

OBRAL ISTILAH MAFIA TANAH JUSTRU AKAN MENJATUHKAN KRIDIBILITAS JOKOWI

Oleh: Widhi Handoko

Dosen dan Praktisi Hukum

Ketua Pengwil Jateng INi & IPPAT

SEMARANG,INDONESIAPUBLISHER.COMHati-hati ada indikasi penyusup dan transpormasi lawan politik Jokowi menggunakan dan memanfaatkan isu Mafia Tanah, sebagai kesengajaan untuk menghambat investasi dan menjatuhkan kewibawaan pemerintah. Seakan di bawah kepemimpinan Jokowi “MAFIA TANAH” merebak dan mendistorsi serta menyerang pejabat-pejabat di Era Jokowi.

Pasti ada arah yang dituju atas pembelokan istilah dan penciptaan stigma negatif pada kasus perdata yang telah over kriminalisasi kearah pidana yaitu dengan membuat dan mengkampanyekan stigma negatif meminjam istilah “MAFIA TANAH”

Jokowi jangan sampai terjebak sehingga program percepatan sertipikat dan investasi terhambat. Banyak dari penyidik terjebak pada stigma negatif “MAFIA TANAH” yang diduga ada indikasi diciptakan seakan hal tersebut merupakan atensi presiden bahkan DPR (Puan Maharani) turut komentar dan terjebak stigmanisasi negatif tersebut.

Sengketa hukum perdata ataupun pidana, tidak bisa selalu distigmatisasi secara subyektif sebagai “MAFIA TANAH” sebagai contoh kasus yang menimpa keluarga “NIRINA ZUBIR” Diduga ada pihak-pihak yang bermain dengan stigma negatif kasus tersebut sebagai kasus MAFIA TANAH.

Mengapa…???

1. Kasus tersebut secara akademis tidak ditemukan rujukan yang jelas pada makna “MAFIA TANAH”

2. Sebagai akar dari “MAFIA TANAH” adalah kata “MAFIA” dapat ditelusuri dari sejarah dan munculnya akar masalah tersebut secara jelas “di Sisilia Italia dan USA Amerika Serikat.

3. MAFIA itu bermakna kelompok terorganisir dengan rapai dan bergerak secara rahasia dan sistematis tujuan utama membekup kejahatan

4. Kasus Nirina Zubir diduga sengaja dipolitisasi dengan berbagai stigma negatif oleh pihak-pihak tertentu untuk tujuan tertentu

5. Arah atau sasaran kasus tersebut diduga yaitu untuk memperlemah dan menjustifikasi instutisi kementriaan ATR/BPN, Notaris PPAT, Advokat, CAMAT & KEPALA DESA, serta bidang birokrasi dan perijinan, tujuannya untuk membuat ketidak percayaan investasi di Indonesia dan membuat keresahan masyarakat

6. Diduga ada pihak-pihak yang sengaja mengambil keuntungan atas kasus tersebut. Over kriminalisasi terhadap Notaris PPAT sangat kentara dan terdapat kesengajaan merendahkan harkat martabat dan kehormatan Notaris PPAT

7. Kasus tersebut telah membuat keresahan secara Nasional dan telah menbuat masyarakat risau dan cemas. Hal mana diduga sengaja dimanfaatkan lawan politik Jokowi untuk keperluan jangka pendek pada tahun politik 2024.

Warning:

Jokowi jangan sampai terjebak dan dimanfaatkan pihak-pihak yang bermain diranah isu “MAFIA TANAH”

NB.

Supaya kita jelas makna MAFIA TANAH, maka coba ditelaah dan dibaca akar masalah dan arti “Mafia” sbb:

KBBI: ma·fia n perkumpulan rahasia yang bergerak di bidang kejahatan (kriminal);

— peradilan 1 kelompok advokat yang menguasai proses peradilan sehingga mereka dapat membebaskan terdakwa apabila terdakwa dapat menyediakan uang sesuai dengan jumlah yang diminta mereka: isu mengenai — peradilan disebarkan melalui pemberitaan di berbagai surat kabar; 2 persekongkolan di antara para penegak hukum dengan pencari keadilan; ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *