Foto bersama panitia dan seluruh peserta Pembekalan Ujian PPAT dan Praktek Ujian Sistem Computer Based Test (CBT di Guntur Hall Hotel Grasia, Jl. Letjend S. Parman, Kota Semarang pada hari Sabtu (25/7).
SEMARANG(Indonesiapublisher.com)
– Pengurus Daerah (Pengda) Kota Semarang Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) sukses menyelenggarakan kegiatan acara Pembekalan Ujian PPAT dan Praktek Ujian Sistem Computer Based Test (CBT). Acara ini berlangsung dengan khidmat dan antusias di Guntur Hall, Hotel Grasia, Jl. Letjend S. Parman, Kota Semarang pada hari Sabtu (25/7).

Ketua Pengda Kota Semarang IPPAT, Dr. Mohammad Hafidh, S.H., M.Kn, narasumber Dr. Hatta Isnaini Wahyu Utomo, S.H., M.Kn., AIIArb. Foto bersama panitia
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, Diah Purwaning Nugrahini, S.H., M.Kn.

Laporan Ketua Panitia, Diah Purwaning Nugrahini, S.H., M.Kn.
Dalam sambutannya, beliau melaporkan kesiapan teknis acara, jumlah peserta yang hadir sekira 60- an lebih dari berbagai daerah bahkan hingga luar pulau, serta tujuan utama dari diselenggarakannya pembekalan ini, yaitu untuk memberikan kesiapan mental dan penguasaan materi yang matang bagi para calon PPAT sebelum menghadapi ujian resmi.

Sambutan Ketua Pengda Kota Semarang IPPAT, Dr. Mohammad Hafidh, S.H., M.Kn
Menyusul setelahnya, Ketua Pengda Kota Semarang IPPAT, Dr. Mohammad Hafidh, S.H., M.Kn. memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.
Beliau menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan adaptasi teknologi bagi calon PPAT.
Dr. Mohammad Hafidh juga memotivasi para peserta agar memanfaatkan momentum simulasi berbasis sistem CBT ini dengan maksimal demi kelulusan yang membanggakan.

Jatmiko Nugroho, S.H., M.Si. sebagai moderator.
Memasuki agenda inti, acara dilanjutkan dengan sesi pembekalan materi PPAT oleh narasumber ahli, Dr. Hatta Isnaini Wahyu Utomo, S.H., M.Kn., AIIArb., yang dipandu secara dinamis oleh Jatmiko Nugroho, S.H., M.Si. sebagai moderator.

Narasumber Dr. Hatta Isnaini Wahyu Utomo, S.H., M.Kn., AIIArb
Dalam sesi tersebut, narasumber mengupas tuntas materi seputar regulasi hukum pertanahan nasional, pendaftaran tanah, peraturan jabatan dan kode etik PPAT, hingga teknik pembuatan serta penyusunan akta PPAT secara komprehensif.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.

Elvira Ratnawati, S.H., M.Kn. peserta asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur
Elvira Ratnawati, S.H.,M.Kn. peserta asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur, memberikan tanggapan positif bahwa pembekalan ini sangat membantu memetakan materi krusial dan memberikan gambaran nyata mengenai ujian yang sebenarnya.
“Pengda Kota Semarang IPPAT mungkin menjadi pionir kali pertama di Indonesia yang menggelar Bimbingan Teknis Ujian PPAT, karena itu saya tertarik untuk ikut di sini dan ditambah dengan narasumber yang kompeten pula di bidangnya,” jelas Elvira.

Ade Chrisna Wardana Putra, S.H., M.Kn., peserta asal Denpasar, Bali
Senada dengan hal tersebut, Ade Chrisna Wardana Putra, S.H., M.Kn., peserta asal Denpasar, Bali, menuturkan bahwa kombinasi materi teori dan latihan langsung berbasis CBT membuat dirinya jauh lebih percaya diri dan siap secara mental.
“Apalagi dengan menghadirkan narasumber yang sudah mahir dan berkompeten di bidangnya seperti Dr.Hatta Isnaini tersebut,” tegasnya.

Seluruh peserta Tengah mengikuti latihan ujian PPAT menggunakan sistem CBT

Setelah pemaparan materi, seluruh peserta langsung diuji kemampuannya dalam latihan ujian PPAT menggunakan sistem CBT, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pembahasan soal secara mendalam yang dipandu langsung oleh narasumber.
Dari hasil latihan ujian sistem CBT tersebut, kompetisi nilai berlangsung sangat ketat. Berdasarkan rekapitulasi nilai, berikut adalah tiga peserta terbaik yang berhasil meraih grade nilai tertinggi:
- Peringkat I: Diraih oleh Allan Johan Christian, S.H., M.Kn. dengan perolehan nilai mengagumkan sebesar 177.60 dalam durasi waktu pengerjaan 1 jam 30 menit.
- Peringkat II: Diraih oleh Melinda Johar, S.H., M.Kn. dengan raihan nilai 170.38 dalam durasi waktu pengerjaan 1 jam 20 menit.
- Peringkat III: Diraih oleh Cipto Haryono, S.H., M.Kn. yang mengantongi nilai 166.07 dengan durasi waktu pengerjaan tersingkat yaitu 1 jam 13 menit.


Usai penyerahan apresiasi berupa hadiah buku kepada para peraih nilai tertinggi ( tiga besar) dan foto bersama panitia
Acara ditutup dengan penyerahan apresiasi kepada para peraih nilai tertinggi serta sesi foto bersama, menandai berakhirnya pembekalan yang sukses mencetak optimisme baru bagi calon PPAT Indonesia. (ads/zae/red)









