Keren! Siswa SD Asal Temanggung Jadi Orang Indonesia Ketiga yang Diundang ke NASA

Viral158 Views

Bupati Temanggung , Agus  Setyawan,S.E. bersama Anantacetta Reugra Abiraya, (FOTO: Dok.Redaksi)

SEMARANG(INDONESIAPUBLISHER.COM) –  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anak bangsa di kancah internasional.

Anantacetta Reugra Abiraya (Raya), siswa kelas 5 SD Al Kautsar  Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah sukses mencatatkan namanya sebagai orang Indonesia ketiga yang mendapat undangan resmi untuk mengunjungi kantor NASA (National Aeronautics and Space Administration) serta laboratorium sains di Amerika Serikat pada pertengahan tahun 2026.

Raya, yang merupakan putra dari Notaris-PPAT Dr. Ajeng Primiana, S.H., M.Kn. dan seorang ayah yang berprofesi sebagai abdi negara, mendapatkan tiket emas ini setelah menyabet gelar Juara Utama (Champion) di Jepang untuk ajang IMOCSEA dan ISOCSEA, serta Medali Emas kompetisi coding internasional.

Video moment Pemberian Penghargaan oleh Kemendikdasmen  RI kepada Anantacetta Reugra Abiraya (Raya)

Kemenangan ini membawanya terbang ke AS sejak 20 Mei 2026 untuk mengikuti Tesla Olympiad sekaligus kunjungan akademik ke NASA. Di usianya yang masih sangat muda, Raya bahkan telah mengoleksi lebih dari 100 medali dari 15 negara.

“Terdekat kmi akan bertanding di Berlin, Jerman menjadi wakil kontingen Indonesia.  Perlombaan terakhir  meraih 2 medali emas untuk matematika dan science di kuala lumpur. Lomba imec,isco

Dan simsolver yaitu 2 medali emas untuk math dan science.. di simso thailand..lomba yg diselenggarakn kerajaan Thailand’,” ungkap Dr.Ajeng Primiana.

Wartawan INDONESIAPUBLISHER.COM, Jay Mulya Adi Negara, berkesempatan menemui dan melakukan wawancara eksklusif dengan ibunda Raya, Ajeng Primiana, S.H., M.Kn., di Kota Semarang baru-baru ini.

Berikut adalah petikan lengkap bincang-bincang hangat mengenai rahasia di balik prestasi genius sang putra:

EDISI BINCANG-BINCANG SIANG (BBS) EKSKLUSIF

INDONESIAPUBLISHER.COM (Jay Mulya): Selamat siang Ibu Ajeng. Selamat atas pencapaian luar biasa Raya yang berhasil diundang langsung ke NASA dan laboratorium sains di Amerika Serikat. Bisa diceritakan bagaimana awal mula Raya bisa mendapatkan kesempatan langka sebagai orang Indonesia ketiga ini?

Anantacetta Reugra Abiraya (Raya) bersama Ibundanya, Dr. Ajeng Primiana, S. H., M. Kn.

Ajeng Primiana: Selamat siang, Mas Jay. Terima kasih banyak atas apresiasinya. Kunjungan akademik ke NASA dan undangan Tesla Olympiad di Amerika Serikat ini sebenarnya merupakan buah dari kerja keras Raya saat mengikuti kompetisi di Jepang beberapa waktu lalu. Di sana, Raya berhasil meraih Juara Utama (Champion) untuk dua ajang sekaligus, yaitu IMOCSEA (matematika) dan ISOCSEA (sains), ditambah lagi prestasi Medali Emas pada kompetisi coding internasional. Dari rentetan kemenangan itulah, penyelenggara memberikan undangan resmi berskala global ini.

INDONESIAPUBLISHER.COM (Jay Mulya): Luar biasa sekali. Kami mencatat di usia Raya yang baru duduk di kelas 5 SD, koleksi medalinya sudah tembus angka 100 lebih dari 15 negara. Bagaimana awal mula konsistensi ini terbentuk?

Ajeng Primiana: Raya mulai aktif dan konsisten mengikuti panggung global ini sejak duduk di bangku kelas 2 SD, jadi kurang lebih sudah empat tahun berjalan. Sampai pertengahan tahun 2026 ini, Alhamdulillah totalnya sudah ada sekitar 70 medali tingkat internasional dan puluhan medali tingkat nasional. Uniknya, Raya tidak hanya fokus pada satu bidang saja. Medali-medali itu tersebar lintas disiplin ilmu, mulai dari Olimpiade Matematika, Sains, Coding (Pemrograman), hingga Bahasa Inggris.

INDONESIAPUBLISHER.COM (Jay Mulya): Sebelum puncaknya ke NASA tahun 2026 ini, apa saja rekam jejak prestasi internasional Raya yang paling berkesan bagi keluarga?

Video moment Anantacetta Reugra Abiraya (RayaA di malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional

Ajeng Primiana: Semua prosesnya berkesan, Mas. Namun kalau kilas balik ke tahun 2024, momennya berturut-turut sangat padat. Pada Maret 2024, Raya meraih 3rd Prize Award (Medali Perunggu) pada Final Round Mathematical Olympiad di Macau. Sebulan kemudian, April 2024, dia membawa pulang Medali Perunggu dari ajang Imec and JEO Olympiad di Sydney, Australia. Puncaknya pada November 2024, Raya mendapat penghargaan khusus dari Pemerintah Kabupaten Temanggung yang diserahkan langsung oleh Pj Bupati, Bapak Hary Agung Prabowo, tepat di Hari Jadi Kabupaten Temanggung ke-190. Dukungan pemerintah daerah saat itu benar-benar membakar semangat Raya.

INDONESIAPUBLISHER.COM (Jay Mulya): Menjadi orang tua dari anak yang multi-talenta dan genius tentu memiliki tantangan tersendiri. Apalagi Ibu aktif sebagai Notaris-PPAT dan suami sebagai abdi negara. Apa kunci sukses atau pola asuh yang Ibu terapkan bersama suami dalam mendampingi Raya?

Ajeng Primiana: Kunci utama kami sebenarnya sederhana: kami fokus menjaga kondisi psikologis dan mood anak. Saya dan suami sepakat untuk tidak memberikan tekanan atau pressure akademik yang berlebihan kepada Raya. Kami tidak menuntutnya harus selalu nomor satu dengan cara yang kaku. Kami ingin Raya benar-benar menikmati setiap proses belajar dan kompetisi yang dia ikuti. Ketika anak merasa bahagia, nyaman, dan tidak tertekan, rasa ingin tahu dan motivasi berprestasinya justru akan keluar secara alami dari dalam dirinya sendiri.

INDONESIAPUBLISHER.COM (Jay Mulya): Sebuah prinsip pola asuh yang sangat inspiratif bagi para orang tua di Indonesia. Terima kasih banyak Ibu Ajeng atas waktu dan bincang-bincang siangnya yang sangat bermanfaat ini. Semoga perjalanan Raya di Amerika Serikat berjalan lancar dan terus mengharumkan nama bangsa.

Ajeng Primiana: Sama-sama, Mas Jay. Terima kasih atas doa dan dukungan media terhadap prestasi anak-anak Indonesia. Amin Yarabbal Alamin. *** (tim/red) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed