Wujud Syukur dan Tradisi Tahunan, Keluarga Besar H. Samsuri Santuni 1.000 Kaum Dhuafa di Petarukan

Umum118 Views

Lebih kurang sebanyak 1.000 orang kaum Dhuafa di sekitar Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah berduyun – duyun hadir di kediaman keluarga H. Samsuri,S.H.,M. Kn. di Keboijo, Kelurahan / Kecamatan Petarukan pada Sabtu malam (26/9/2026).(FOTO : REDAKSI)

PEMALANG(INDONESIAPUBLISHER.COM) – Bentuk kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh keluarga besar H. Samsuri, S.H., M.Kn.

Melalui tradisi tahunan yang terus dijaga, keluarga besar Notaris -PPAT  sukses asal Pemalang ini menggelar acara santunan bagi sekitar 1.000 orang kaum dhuafa di wilayah Kecamatan Petarukan dan sekitarnya, Sabtu malam (26/9/2026).

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di kediaman keluarga besar yang beralamat  di Keboijo, Kelurahan/Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang,  Jawa Tengah, dimulai sejak pukul 18.30 WIB hingga selesai.

Video Moment giat acara santunan kepada sebanyak 1.000  kaum dhuafa di kediaman H.Samsuri,S.H.,M.Kn. di Keboijo Kelurahan/ Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang.

H. Samsuri, S.H., M.Kn., yang dikenal sebagai putra asli Pemalang, kini sukses meniti karier di Kota Bogor, Jawa Barat.

Menjaga Tali asilaturahmi : H. Samsuri berfoto dengan sesama koleganya ( anggota TNI) satu angkatannya yang masih  berdinas di Jakarta, yang sengaja diundang & sekaligus menggelar reunian / temu kangen.

Menurut H. Irsam, seorang teman yang merupakan anggota TNIAD yang tinggal di  Kecamatan Moga , Pemalang, dia mengenal H.Samsuri sebagai seorang teman sekaligus saudara yang baik, rendah hati dan suka humor & low profile.

“Semoga dengan giat sosial yang digelar Pak Samsuri pada malam ini,  akan menambah perbendaharaan ladang pahala beliau beserta keluarga, sekaligus membantu meringankan beban warga sekitarnya yang kurang mampu dan kita sangat mengapresiasi kegiatan sosial tersebut,” jelas H. Irsam.

Beliau juga mantan seorang Abdi negara yakni pernah  bertugas di Pasukan Pengamanan  Presiden (Paspampres) yang memilih pensiun dini untuk meniti jalur pekerjaannya di profesi Praktisi Hukum sebagai Notaris dan PPAT.

Saat ini, beliau dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Wilayah Jawa Barat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) sekaligus Ketua Pengurus Daerah Kota Bogor Ikatan Notaris Indonesia (INI).

Dalam aksi sosial tersebut H. Samsuri juga memboyong seluruh staf dan karyawannya dari Bogor

Tidak sendirian, dalam aksi sosial kali ini, H. Samsuri juga memboyong seluruh staf dan karyawannya dari Bogor untuk terjun langsung berbagi kebahagiaan dengan warga sekitar yang membutuhkan.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari H. Samsuri, S.H., M.Kn.

Sambutan H. Samsuri, S.H., M.Kn., 

Dalam garis besar sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas rezeki dan kesehatan yang diberikan Allah SWT, sehingga keluarga besar mereka bisa kembali dipertemukan dengan warga Petarukan.

Beliau juga menekankan pentingnya silaturahmi serta prinsip bahwa sebagian dari rezeki yang didapatkan di perantauan adalah hak warga yang membutuhkan di tanah kelahiran.

Pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Ustad Muslihin

Suasana religius semakin kental saat acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Ustad Muslihin, dan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin secara khusyuk oleh Ustad Munaji.

Pembacaan doa yang dipimpin secara khusyuk oleh Ustad Munaji.

Memasuki acara puncak, penyerahan santunan berupa uang tunai di dalam amplop putih diberikan secara simbolis langsung oleh H. Samsuri, S.H., M.Kn.

Penyerahan santunan diberikan secara simbolis langsung oleh H. Samsuri, S.H., M.Kn.

Selanjutnya, panitia membagikan santunan tersebut secara bergiliran kepada sekitar 1.000 warga yang telah hadir.

Video moment penyerahan santunan berupa uang tunai di dalam amplop putih diberikan secara simbolis langsung oleh H. Samsuri, S.H., M.Kn.

Meski dihadiri oleh massa dalam jumlah besar, seluruh rangkaian acara tahunan dari keluarga besar H. Samsuri ini berjalan dengan sangat tertib, aman, kondusif, dan terkendali hingga akhir acara. (ziz/drd/red)

Laporan : Maulana Achsan Haris

Editor : Setyawan Indra Kelana