Belajar UPPAT Kini Lebih Intensif, Notarich Indonesia Gelar Bimbel Digital Berkelanjutan Setiap Pekan

Lainnya47 Views

Notarich Indonesia

JAKARTA (Indonesiapublidher.com) – Di tengah meningkatnya kebutuhan calon Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) akan pembelajaran yang efektif dan mudah diakses, Notarich Indonesia menghadirkan Bimbingan Belajar (Bimbel) UPPAT berbasis digital yang dirancang secara intensif, interaktif, dan berkelanjutan.

Program yang telah berjalan sejak tahun 2024 ini bukan sekadar kelas persiapan ujian, tetapi menjadi ruang belajar bagi peserta dari berbagai daerah di Indonesia untuk memahami materi UPPAT secara lebih mendalam. Sejumlah alumni bimbingan belajar ini telah berhasil lulus UPPAT dan kini menjalankan profesinya sebagai PPAT di berbagai wilayah.

Salah satu pengajar utama, Novia Betsy Clarissa, S.H., M.Kn.

Berbeda dengan konsep bimbingan belajar yang hanya berlangsung menjelang ujian, Notarich Indonesia menerapkan sistem pembelajaran berkesinambungan. Kelas akan terus diselenggarakan setiap minggu dengan format satu hari satu materi, sehingga peserta memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari setiap topik secara fokus tanpa harus terburu-buru.

Setiap pertemuan membahas satu bidang materi secara lengkap, mulai dari Hukum Tanah Nasional, Hak Atas Tanah dan Pendaftaran Tanah, Pembuatan Akta PPAT, Kode Etik PPAT, hingga materi mengenai Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pola pembelajaran ini diharapkan mampu membantu peserta membangun pemahaman yang sistematis sekaligus memperkuat penguasaan materi yang sering diujikan dalam UPPAT.

Keunggulan lain yang menjadi ciri khas Notarich Indonesia adalah adanya pendampingan yang tetap berlangsung di luar jam kelas. Peserta dapat berdiskusi secara langsung dengan narasumber apabila menemui kesulitan dalam memahami materi maupun mengerjakan latihan soal. Interaksi yang berlangsung secara berkelanjutan ini menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan kolaboratif.

Sebagai salah satu pengajar utama, Novia Betsy Clarissa, S.H., M.Kn. secara konsisten memberikan pembahasan latihan soal UPPAT tanpa dipungut biaya. Selain membahas pola penyelesaian soal, peserta juga memperoleh materi presentasi Tips & Trick UPPAT yang disusun dengan pendekatan visual dan bahasa yang ringan sehingga lebih mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang.

Materi pembelajaran didukung oleh narasumber yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Untuk materi mengenai praktik PPAT, peserta memperoleh pembelajaran dari Dr. Mega Arum Saputri, S.H., M.Kn., sedangkan materi Hukum Tanah Nasional disampaikan oleh Dr. Cahyo Adhi Nugroho, S.H., M.Kn., yang dikenal sebagai akademisi sekaligus praktisi hukum.

Sementara itu, materi mengenai kelembagaan dan kebijakan Kementerian ATR/BPN dibawakan oleh Andria Mifta, S.H., seorang Analis Pertanahan yang memberikan pemahaman berdasarkan pengalaman praktik di lingkungan pertanahan.

Dengan menghadirkan narasumber yang merupakan akademisi, praktisi, dan pejabat teknis sesuai bidang keahliannya, setiap materi disampaikan secara komprehensif, mulai dari landasan hukum, implementasi di lapangan, hingga strategi menghadapi soal-soal UPPAT.

Seluruh peserta Bimbel Ujian PPAT yang diselenggarakan oleh Notarich Indonesia begitu antusias mengikuti Bimbel Ujian PPAT 

Melalui konsep belajar yang fleksibel, intensif, dan berkelanjutan, Notarich Indonesia berharap semakin banyak calon PPAT yang dapat mempersiapkan diri secara optimal. Pemanfaatan platform digital memungkinkan peserta dari seluruh Indonesia memperoleh akses pembelajaran berkualitas tanpa dibatasi jarak, sekaligus membangun komunitas belajar yang saling mendukung hingga hari pelaksanaan ujian.

Ke depan, Bimbel UPPAT Notarich Indonesia akan terus dilaksanakan secara rutin setiap minggu sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanahan. Dengan pendekatan belajar yang adaptif dan pendampingan yang berkesinambungan, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi utama bagi calon PPAT dalam menghadapi UPPAT dan menjalankan profesinya secara profesional.  (rud/Jay/red)